PROSPEK PENGEMBANGAN USAHA MS GLOW DI KOTA TAHUNA: PERAN BUDAYA, GAYA HIDUP, DAN WORD OF MOUTH DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN
Sari
Industri kosmetik Indonesia berkembang dalam lingkungan persaingan yang semakin padat, sehingga agen dan pengecer lokal memerlukan dasar empiris untuk menentukan strategi pengembangan usaha. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran budaya, gaya hidup, dan word of mouth terhadap keputusan pembelian produk MS Glow serta menjelaskan implikasinya bagi prospek pengembangan usaha MS Glow di Kota Tahuna. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian adalah konsumen perempuan di Kota Tahuna yang mengenal produk dan pernah melihat komunikasi pemasaran MS Glow. Sampel ditentukan dengan purposive sampling dan rumus Lemeshow sehingga diperoleh 96 responden. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima tingkat, sedangkan data sekunder berasal dari dokumentasi usaha, media sosial, situs merek, dan literatur relevan. Dokumen penelitian sumber menyebutkan analisis jalur serta pengujian parsial dan simultan; artikel ini menyajikan arah dan signifikansi hubungan karena koefisien statistik rinci tidak tersedia dalam naskah sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya, gaya hidup, dan word of mouth masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Ketiga variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan secara simultan. Temuan ini memperlihatkan bahwa prospek pengembangan MS Glow Tahuna tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan produk, tetapi juga oleh kemampuan usaha membangun relevansi budaya, menyesuaikan komunikasi dengan gaya hidup konsumen, serta mengelola rekomendasi pelanggan dan jaringan reseller. Strategi prioritas meliputi penguatan edukasi produk legal dan aman, segmentasi berbasis gaya hidup, program referral, pengelolaan testimoni yang etis, peningkatan kelengkapan stok, dan pengembangan layanan konsultasi omnichannel.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Aini, F., Maulidiyah, R., & Hidayanto, M. F. (2022). Pengaruh gaya hidup dan sikap konsumen terhadap keputusan pembelian. Jurnal Manajemen, 14(1). https://doi.org/10.30872/jmmn.v14i1.10638
Anggriani, M., Wicaksono, A. Y., & Purwanti, I. (2024). Gaya hidup dan harga terhadap keputusan pembelian MS Glow. Media Komunikasi Ilmu Ekonomi, 41(1), 37–45. https://doi.org/10.58906/melati.v41i2.178
Ardhana, S., Putri, R., & Rahmawan, G. (2022). Pengaruh kepercayaan, word of mouth, kualitas produk dan gaya hidup terhadap keputusan pembelian produk kecantikan. Jurnal Ilmiah Edunomika, 6(2).
Astutik, V. P., & Sutedjo, B. (2022). Pengaruh kualitas produk, citra merek, dan persepsi harga terhadap keputusan pembelian produk skincare MS Glow. J-MAS (Jurnal Manajemen dan Sains), 7(2). https://doi.org/10.33087/jmas.v7i2.581
Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2025). Laporan tahunan 2024 Direktorat Pengawasan Kosmetik. Direktorat Pengawasan Kosmetik BPOM.
Indrawati, Yones, P. C. P., & Muthaiyah, S. (2023). eWOM via the TikTok application and its influence on the purchase intention of Somethinc products. Asia Pacific Management Review, 28(2), 174–184. https://doi.org/10.1016/j.apmrv.2022.07.007
Kotler, P., Armstrong, G., & Balasubramanian, S. (2023). Principles of marketing (19th global ed.). Pearson.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson.
Kusuma, J. H., Mandey, S. L., & Soepeno, D. (2024). Analisis gaya hidup, country of the product dan endorsement terhadap keputusan pembelian produk skincare pada perempuan Generasi Z di Kota Manado. Jurnal EMBA, 12(1), 441–452.
Lemeshow, S., Hosmer, D. W., Klar, J., & Lwanga, S. K. (1990). Adequacy of sample size in health studies. World Health Organization.
Novandalina, A., Budiyono, R., & Ernawati, F. Y. (2023). Pengaruh gaya hidup, word of mouth, dan brand ambassador terhadap keputusan pembelian Natasha Skincare di Semarang. Jurnal STIE Semarang, 15(2), 26–32. https://doi.org/10.33747/stiesmg.v15i2.618
Prasetio, A., & Purnamawati, E. D. (2023). The role of brand ambassador and electronic word of mouth towards purchase intention. Jurnal Dinamika Manajemen, 14(1), 1–21. https://doi.org/10.15294/jdm.v14i1.38435
Schiffman, L. G., & Wisenblit, J. (2019). Consumer behavior (12th ed.). Pearson.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulistyowati, T., & Hwihanus. (2024). Purchase decisions for beauty products in Indonesia: The role of word of mouth, satisfaction, trust, and price. Jurnal Ekonomi, 13(4), 907–921. https://doi.org/10.54209/ekonomi.v13i04
Syauki, W. R., & Amalia Avina, D. A. (2020). Persepsi dan preferensi penggunaan skincare pada perempuan milenial dalam perspektif komunikasi pemasaran. Jurnal Manajemen Komunikasi, 4(2). https://doi.org/10.24198/jmk.v4i2.25719
Tjiptono, F., & Chandra, G. (2012). Pemasaran strategik (2nd ed.). Andi.
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.